116 views

Banjar, HMInews- HMI Cabang Kota Banjar menggelar kajian rutin “Rembug Bareng HMI” dengan tema “Proxy War : Antara Demokrasi Liberal dan bercokolnya kepentingan asing” di Sekretariat HMI Cabang Banjar (14-10-2018).

Dalam kegiatan tersebut hadir juga sekretaris umum , Bendahara Umum HMI Cabang Kota Banjar dan juga pengurus sekaligus kader HMI Cabang Kota Banjar.

Ini adalah Agenda rutin dari HMI cabang kota Banjar, dalam upaya ikhtiar membangun Narasi Peradaban Intelektual, dan juga penambahan nutrisi keilmuan untuk kader-kader HMI di kota Banjar, karena HMI adalah organisasi kader, maka tentu Kajian dan Diskusi adalah bagian daripada rutinitas organisasi. Ungkap Mahmud Abdilah (Bendahara umum HMI cabang. Kota Banjar) kepada HMI News.

Dalam pemaparannya Narasumber yaitu Kanda Arief Hidayat Alumni LEMHANNAS RI 2017 (Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia) bidang Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan (PN2K) memaparkan tentang seiringnya berkembangnya teknologi, sifat dan karakteristik perang telah bergeser, pada masa kini kemungkinan terjadinya perang konvensional antar Negara semakin kecil. Perang masa kini yang terjadi
perlu diwaspadai oleh Indonesia salah satunya adalah proxy war, ungkapnya.

Proxy war tidak melalui kekuatan militer, tetapi perang melalui berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik melalui politik, melalui sosial, ekonomi budaya termasuk hukum. Proxy war merupakan konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan mengurangi resiko konflik langsung yang berimbas pada kehancuran fatal, paparnya.

Oleh karena itu, agar sebuah negara mampu menangkal serangan proxy war maka mesti dibangun smart power (kekuatan cerdas) dengan beberapa aspek selain peningkatan militer, politik yang tangguh, Indonesia juga harus mampu berdikari dibidang ekonomi dan teknologi informasi dan juga konsisten dalam menjalankan landasan nilai – nilai Pancasila, pungkasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *